Blog Post

Cakep! > News > Kesehatan > Gelombang Akustik, Solusi Baru Membersihkan Lautan Dari Mikroplastik

Gelombang Akustik, Solusi Baru Membersihkan Lautan Dari Mikroplastik

SEATTLE, CAKEP! — Menyaring mikroplastik dari air yang tercemar menggunakan gelombang akustik adalah solusi baru untuk membersihkan lautan kita, menurut penelitian baru.

Mikroplastik dilepaskan ke lingkungan saat kosmetik, pakaian, proses industri, dan produk plastik kemasan, yang akan terurai secara alami.

Polutan plastik kemudian masuk ke sungai dan lautan yang akan membahayakan kehidupan laut.

Menyaring dan menghilangkan partikel-partikel ini dari air adalah tugas yang sulit dan terukur, akan tetapi dengan menggunakan gelombang akustik dapat memberikan solusi untuk permasalahan yang rumit ini.

Dr Dhany Arifianto dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember di Surabaya, Indonesia, membuat prototipe filtrasi dengan menggunakan gelombang akustik dan mempresentasikan metode dan datanya ini pada Pertemuan ke-181 Acoustical Society of America di Seattle, yang dirancang untuk menampilkan penelitian terbaru tentang sains dari suara.

Dr Arifianto dan timnya menggunakan dua speaker untuk menciptakan gelombang akustik dan gaya yang dihasilkan mampu memisahkan mikroplastik dari air dengan menciptakan tekanan pada tabung air yang mengalir.

Saat tabung terbelah menjadi tiga saluran, partikel mikroplastik ditekan ke saluran tengah saat air bersih mengalir menuju ke dua sisi saluran luar lainnya.

Perangkat prototipe dapat membersihkan 150 liter air yang tercemar per jam dan diuji menyaring tiga mikroplastik yang berbeda.

Setiap plastik disaring dengan efisiensi yang berbeda, tetapi efisiensi semuanya di atas 56 persen dalam air murni dan 59 persen lebih efisien dalam air laut.

Tim mengukur variabel yang berbeda terhadap efisiensinya dan menemukan bahwa frekuensi akustik, jarak speaker-ke-pipa, dan kepadatan air semuanya memengaruhi jumlah gaya yang dihasilkan.

Saat ini, kelompok peneliti ini mempelajari bagaimana gelombang akustik dapat berdampak pada kehidupan laut jika frekuensi gelombang berada dalam kisaran yang dapat didengar.

Keren!!

Sumber: Eureka Alert
Editor: Kiya Sofia