Blog Post

Cakep! > News > Budaya > Gereja Di Jerman Terbuka Saat Ramadhan Untuk Digunakan Muslim Shalat Hadapi Pembatasan COVID-19

Gereja Di Jerman Terbuka Saat Ramadhan Untuk Digunakan Muslim Shalat Hadapi Pembatasan COVID-19

JERMAN, CAKEP! — Bukti hubungan baik dan belas kasih antar pemeluk agama, sebuah gereja di Jerman telah membuka pintunya bagi umat Islam untuk digunakan shalat Jum’at selama Ramadhan.

Sebagai informasi, Layanan keagamaan ditangguhkan di Jerman selama bulan Maret untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19. Namun sekarang, acara ibadah dengan berkumpulnya banyak orang telah diizinkan, akan tetapi dengan maksimal 50 orang saja.

Dilansir dari media Newsweek, Kamis (21/5/2020), Masjid Dar Assalam di daerah Neukölln, Berlin, Jerman, biasanya menampung 1.000 jemaah sekaligus selama bulan puasa, tetapi karena pembatasan sosial baru, ratusan Muslim Jerman tetap mencari mendapatkan tempat alternatif untuk ibadah shalat.

Syukurlah, gereja evangelis Martha yang terletak hanya kurang dari satu 2 km dari masjid Dar Assalam, menawarkan untuk membuka pintunya untuk menjadi tempat alternatif untuk shalat Jumat.

Gereja saat ini dilaporkan telah menawarkan dua layanan ibadah yang berbeda untuk para umat Muslim, satu dalam bahasa Jerman dan satu lagi dalam bahasa Arab. Para jamaah juga diminta untuk mengenakan maskerg dan menjaga jarak enam kaki selama melakukan sholat.

Perwakilan MasjidDar Assalam mengatakan bahwa acara tersebut telah membantu warga Muslim untuk menghadiri ibadah shalat Jumat.

Selain ibadah shalat Jumat, warga Muslim juga, secara bersamaan, melakukan pengumpulan dana untuk pembangunan dan kegiatan masjid selama masa pembatasan akibat pandemik ini.

Juru bicara masjid Juanita Villamor, sebagaimana diwartakan oleh Newsweek, mengatakan “Ini merupakan bukti solidaritas beragama. Kami hanya bersyukur, ini adalah kesempatan yang baik untuk dialog antaragama dan sangat menyenangkan bahwa gereja melakukan hal ini”. (*)

Sumber: Newsweek
Editor: Ayman