Blog Post

Cakep! > News > Inspirasi > Kutipan Inspirasi Dahsyat Dari Abu Bakar As-Siddiq (RA)
kutipan inspirasi Abu Bakar

Kutipan Inspirasi Dahsyat Dari Abu Bakar As-Siddiq (RA)

JAKARTA, CAKEP! — Abū Bakr, juga disebut al-Ṣiddīq (Bahasa Arab: “Orang yang Tegak/Benar”), lahir pada tahun 573 dan wafat pada tanggal 23 Agustus 634, beliau adalah sahabat dekat dan penasihat Nabi Muhammad Sallallahu ‘Alayhi Wasallam. Seorang khalifah pertama sepeninggal Nabi Muhammad mangkat. Melalui putrinya, ‘Aisyah, Abu Bakar merupakan ayah mertua Nabi Muhammad.

Abu Bakar Ash Shiddiq adalah orang yang paling dicintai Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.

‘Amr bin Al Ash Radhiyallahu Anhu bertanya kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam:

أي الناس أحب إليك ؟ قال : عائشة . قال : قلت : من الرجال ؟ قال : أبوها

Siapa orang yang kau cintai?. Rasulullah menjawab: ‘Aisyah’. Aku bertanya lagi: ‘Kalau laki-laki?’. Beliau menjawab: ‘Ayahnya Aisyah’ (yaitu Abu Bakar)” (HR. Muslim)

Berikut ini, kita sajikan 10 Kutipan Inspirasional dari Abu Bakar As-Siddiq (RA):

  1. Seorang pria yang pemalu dan rendah hati, adalah karakter yang menakjubkan, tetapi seorang wanita yang pemalu dan rendah hati adalah hal luar biasa.
  2. Seseorang yang menghindari keluhan akan mengundang kebahagiaan.
  3. Hal yang sangat memalukan bahwa pada pagi hari burung-burung harus bangun lebih awal dari Anda!.
  4. Jangan memandang rendah seorang Muslim, karena bahkan orang beriman yang paling rendah (miskin harta) pun hebat di mata Tuhan.
  5. Jika Anda mengharapkan rahmat Allah, berbaik hatilah kepada umat-Nya.
  6. Semakin banyak pengetahuan yang Anda miliki, semakin besar ketakutan Anda kepada Allah.
  7. Jika orang yang bodoh tertarik pada hal-hal duniawi, itu adalah hal yang buruk. Akan tetapi, jika orang terpelajar yang tertarik hal tersebut, maka itu lebih buruk lagi.
  8. Setiap hari, bahkan setiap saat, cobalah untuk selalu melakukan perbuatan baik.
  9. Hai manusia, kamu sibuk bekerja untuk dunia, dan dunia sibuk berusaha untuk mengeluarkan kamu.
  10. Tanpa tindakan, pengetahuan tidaklah gunanya dan pengetahuan tanpa tindakan adalah hal yang sia-sia belaka. (Berbagai Sumber/Kia)