Blog Post

Cakep! > News > Kesehatan > Tembakau dan Penggunaan Rokok Elektrik Tak Diminati Lagi Oleh Kalangan Remaja. Benarkah?
Tembakau dan Penggunaan Rokok Elektrik Tak Diminati Lagi Oleh Kalangan Remaja. Benarkah?

Tembakau dan Penggunaan Rokok Elektrik Tak Diminati Lagi Oleh Kalangan Remaja. Benarkah?

CAKEP.ID — Penggunaan rokok tembakau dan juga termasuk konsumen rokok elektrik semakin tak diminati oleh kaum anak remaja.

Benarkah ini terjadi dan apakah alasannya tidak keren lagi sebagaimana alasan ini banyak dijadikan alasan oleh anak remaja yang baru menggunakan dan sedang mengkonsumsinya.

Menurut survei nasional di Amerika yang dilakukan FDA dan CDC, penggunaan tembakau di kalangan siswa sekolah menengah umum (high school) sedang menurun, termasuk penggunaan rokok elektrik.

Sebagaimana diketahui istilah middle school di Amerika sama dengan usia anak SMP dengan rentang usia 11-13 tahun, sedangkan anak Sekolah menengah umum disebut sebagai high school dengan rentang usia 14-18 tahun.

Sisa-sisa kebiasaan merokok yang dianggap sebagai kebiasaan anak-anak keren mungkin akan hilang dari masyarakat Amerika, dengan survei yang melaporkan bahwa tingkat merokok di kalangan remaja usia sekolah menengah umum turun sekitar 25% antara tahun 2022 dan 2023.

Secara keseluruhan, 12,6% siswa sekolah menengah umum mengatakan bahwa mereka saat ini menggunakan produk tembakau, turun dari 21% pada tahun 2009-2010.

Rokok elektrik juga mengikuti tren yang sama dengan penurunan penggunaan rokok elektrik sebesar lebih dari 25% di kalangan siswa sekolah menengah atas menjadi hanya 10% di antara siswa yang disurvei.

Survei tersebut melibatkan 22.069 siswa dari 179 sekolah, dengan tingkat respons keseluruhan sebesar 30,5%. Namun, potensi kelemahannya adalah kuesioner ini dibuat sendiri (bukan tanya jawab langsung/spontan) dan remaja sering tidak bertindak jujur atau berterus-terang ketika ditanyakan perihal perilaku ilegal.

Penggunaan nikotin pada otak remaja, menurut CDC, meningkatkan risiko kecanduan seumur hidup, sehingga upaya untuk mengekang penggunaan tembakau di kalangan siswa sekolah menengah menjadi sangat penting untuk mengurangi kecanduan di masyarakat.

Masih dalam laporan ini, konsumsi tembakau dan rokok elektrik di kalangan siswa SMP atau sekolah menengah pertama (middle school) mengalami sedikit peningkatan, terutama pada vape dan rokok elektrik. Hal yang mungkin mereka jadikan alasan adalah karena coba-coba.

Sumber: Website CDC
Editor: Kiya Sofia